Bagaimana Seorang Alumni Bacakilat Bisa Menyelesaikan 108 Buku Kurang Dari 2 Bulan Di Sela Kesibukan Yang Sangat Padat?

Pak Suswaji S.Hut yang mengikuti Workshop Bacakilat 3.0 batch 208 bulan Mei 2018 di Jakarta

Perkenalkan saya Aji. Background saya dari Forestry, lulusan kehutanan UGM. Sekarang saya bekerja sebagai salah satu public service di pegawai negeri sipil di kementerian kehutanan di Jakarta. Selain pegawai negri, saat ini saya juga sedang merintis usaha pribadi.

Di sela waktu kosong saya, saya gunakan untuk membaca. Saya suka membaca buku tapi hobby ini berubah menjadi satu kebisaan, hobby membeli buka dan buku-buku yang telah saya beli tidak pernah saya tuntaskan baca. Ini sangat membuat saya kerepotan dalam menuntaskan buku yang telah saya beli.

Meskipun banyak buku yang tidak tuntas saya baca, setiap kali keluar dari toko buku saya selalu membawa buku baru dan letakin saja di lemari. Otomatis buku itu menumpuk dan saya tidak pernah sentuh dan bahkan sampai sekarang masih ada buku yang terbungkus dengan plastik.

Di satu waktu saya mendapatkan iklan di facebook terkait teknik membaca buku, program Bacakilat. Dari situ saya berpikir,“Ohh, ternyata ada ya sistem yang bisa membantu saya melakukan hobby dan membaca semua buku yang telah saya beli. Bagus ini”, ucap saya dalam hati.

Saat mendapatkan iklan itu, saya langsung meniatkan untuk mengikuti program workshop Bacakilat. Dan ternyata setelah mengikuti program Bacakilat, ya… ternyata saya sangat happy karena benar-benar bisa membantu saya melakukan hobby saya.

Sekarang, saya tidak lagi membeli buku lalu meletakkanya begitu saja. Dalam waktu kurang dari dua bulan saya bisa menuntaskan 108 buku. Itu satu pencapian yang sangat luar biasa sekali untuk saya secara pribadi.

Saya merasa Bacakilat sangat berbeda sekali dengan teknik membaca konvensional. Dulu, sebelum mengenal Bacakilat saya bisa menuntaskan satu buku paling cepat dalam satu minggu bahkan sering sekali lebih lama. Itupun buku-buku yang saya ingin sekali pahami isinya.

Meskipun begitu, membaca konvensional membuat saya sering menghadapi kondisi-kondisi seperti malas, mengantuk, tidak memahami apa yang saya baca sebelumnya.

Berbeda sekali dengan menggunakan Bacakilat, saya jadi lebih terbantu. Saya baca jadi lebih fokus, tenang, dan lebih bisa memahami maksud dan isi buku yang saya telah bacakilat.

Ada banyak manfaat yang saya dapatkan dengan membaca buku, pertama, karena banyak pengetahuan dan informasi yang sangat beragam dari buku-buku yang saya baca, saya dengan mudah bisa menambah dan mengembangkan product knowledge terutama di bidang pekerjaan saya.

Dari situ kemudian saya mendapat pemahaman, “Oh ternyata dengan banyak ilmu saya bisa mengaplikasikan semuanya ke dalam kehidupan sehari-hari saya. Termasuk dalam hal pekerjaan, motivasi, kesehatan dan juga dalam hal bisnis”.

Dari situ saya kemudian menjadi banyak terbantu untuk meng-improve semua hal, mulai dari kepribadian, karier dan juga bisnis yang saya mulai rintis. Bisa dibayangkan, dengan kerja harian yang padat, meeting sehari bisa 2-3 kali. Belum lagi pekerjaan yang harus dibuat report, harus membuat perencanaan dan segala macamnya. Jadi Bacakilat ini sangat membantu sekali.

Dari 108 buku yang telah saya bacakilat saya selesaikan mostly seluruhnya di atas commuter line. Dalam sehari saja saya bisa bacakilat 2-3 kali dan ini sudah termasuk dengan mindmapping dari buku yang saya bacakilat. Itu adalah salah satu kemudahan yang diberikan oleh Bacakilat.

Luar biasanya, dengan kesibukan kerja yang sangat ketat saya masih bisa mengikuti satu kontes marketer. Dengan mengaplikasikan semua informasi yang saya dapatkan dari buku-buku yang telah saya bacakilat menghantarkan saya menjadi juara 2 di kontes itu.

Hal yang paling menantang saat itu adalah membagi waktu antara pekerjaan dan melakukan kontes. Dengan kesibukan yang tidak bisa dihindari maka saya benar-benar memanfaatkan waktu senggang, melakukan promosi, menawarkan produk yang kemudian saya jual dalam kontes itu.

Dari kontes itu saya mendapatkan pemahaman baru bahwa untuk melakukan bisnis atau apapun tidak harus selalu full time tapi sebenarnya kita lebih harus pada kondisi full heart. Ternyata saya belum totally full time aja saya sudah bisa memenangkan kontes. Apalagi kalau saya bisa full time dan full heart ya? Hahaha …

Tapi untuk mendapatkan hasil luar biasa menurut saya full time dan full heart harus benar-benar ada. By the way, setidaknya dengan saya menerapkan Bacakilat saya tidak hanya mendapatkan ilmu, pengetahuan bahkan juga income tambahan yang nilainya saya pikir lebih bagus dari sekedar gaji saya sebagai PR (Public Relations).

Bagi teman-teman yang ingin mempelajari Bacakilat, baik mengikuti pelatihan secara langsung atau melalui online course saya sangat menyarankan ke Anda untuk mempraktekkannya sampai selesai. Miniml sampai menyelesaikan masa bingung. Karena ada satu hal yang saya sendiri awalnya antara percaya ga percaya, “Benar ga sih? Apakah teknik ini benar-benar bisa berhasil?”.

Sampai pada satu fase di mana saya kemudian mengikuti pelatihan Bacakilat dan mengaplikasikannya, saya merasa benar-benar merasakan membaca yang sangat menyenangkan, fokus untuk waktu yang lama dan bisa memahami isi buku yang saya telah baca. Benar-benar seperti yang dijanjikan kepada saya waktu mengikuti seminarnya.

Dan pemahaman saya saat ini adalah, ketika kita tidak yakin akan ilmu yang dipelajari, percuma juga, ilmu itu tidak akan dipraktekkan juga nantinya. Ini banyak teman-teman yang saya lihat di group alumni yang mereka telah mengeluarkan uang, waktu, tenaga untuk mengikuti pelatihan Bacakilat tapi mereka tidak aplikasikan. Sayang dan useless menurut saya.

Tapi jika Anda mau mempraktekkannya sampai melewati masa krisis atau kata pak Agus melewati masa bingung, Anda bisa memutuskan apakah nanti Anda akan menggunakannya lagi atau tidak. Dari sana Anda bisa mengukur apakah ilmu itu benar-benar bisa membantu Anda atau memang tidak cocok untuk Anda. Jadi Anda harus benar-benar melakukan prosesnya terlebih dulu agar bisa mengetahui sebesar apa pengaruhnya dalam diri Anda.

Selamat belajar dan efektifkan cara membaca Anda untuk hidup Anda yang lebih baik lagi.

>